7 Trik Saat Menghadapi Wawancara Kerja

Sebagai seseorang yang sedang giat mencari kerja, kamu tentu ingi nditerima di perusahaan incaran kamu. Hal yang harus kamu lakukan perisapan yang benar-benar matang, dan setelah mengirim berkas lamaran, kamu pun segera menerima panggilan wawancara kerja. [ Trik ini tidak untuk orang yang hanya iseng-iseng mencari tempat kerja].
Tantangannya, bagaimana sih supaya kamu lolos dan diterima saat wawancara kerja ??


1. Saat tiba di perusahaan, dan sebelum melakukan wawancara, pergilah ke toilet, basuh muka, berpenampilan menarik / segar, tidak kusam, cuci tangan mu dengan air hangat
 Cuci tanganmu dan aliri dengan air hangat
Untuk menempuh kesuksesan dalam wawancara kerja, kamu perlu persiapan matang. Berpakaian pantas dan datang lebih awal saja tidak cukup. Kamu juga harus menciptkan kesan bahwa kamu orang yang "yakin" dan percaya diri. Salah satu caranya, percaya atau tidak, adalah dengan membuat tangan kita hangat. [ Kebanyakan waktu sesi wawancara, tangan kita selalu dingin ].
Sesi wawancara biasanya dimulai dengan jabat tangan. Tangan yang dingin dan berkeringat akan menimbulkan kesan kalau kamu gugup dan tidak siap. Sebaliknya, jika tangan kamu hangat dan kering akan secara bawah sadar menciptakan kesan bahwa kamu pribadi yang ramah dan terbuka. [ Pengalaman saya, waktu saya membasuh tangan saya dengan air hangat, ketika jabat tangan dengan pewawancara, dia berkata "sudah siap wawancara nya mas" <- secara tidak sadar akan mendorong kamu lebih semangat :) ]
 
2. Tirukan Gerakan Tubuh Pewawancara,
 Tirukan gerakan pewawancara
Jika seseorang tertarik dengan lawan bicaranya, secara tidak sadar dia akan menirukan gerak-gerik lawan bicara tersebut. Ketika lawan bicaranya menggaruk kepala, dia juga akan sedikit menggaruk kepalanya. Kalau lawan bicaranya mengerutkan dahi, dia akan ikut mengerutkan dahi. Nah tirukan saja gerak-gerik tubuh pewawancara mu untuk menimbulkan kesan bahwa kamu tertarik pada nya [tertarik dalam segi wawancara / pertanyaan"nya] dan menghargai dia. Jika kamu bisa melakukannya dengan halus, santai, enjoy. sang pewawancara akan lebih mempercayaimu dan menyukai pribadi mu. [ lebih Fun dalam sesi wawancara ]

3. Selalu Ambil Waktu Beberapa Detik Untuk Berpikir Sebelum Menjawab Pertanyaan,
 Ambil waktu buat berpikir
Tunggulah hingga beberapa detik sebelum menjawab pertanaan. Ini akan membuat mu terlihat sebagai pribadi yang tenang dan percaya diri. Jawabanmu juga akan terdengar lebih meyakinkan pewawancara. Pasalnya, seseorang yang memang yakin terhadap pendapatnya tak akan segan meminta lawan bicaranya menunggu beberapa detik sebelum mengatakan sesuatu. Secara psikologis, sesuatu yang baik memang pantas ditunggu-tunggu.

4. Hati-Hati dengan Bahasa Tubuhmu,
 Hati-hati dengan bahasa tubuhmu
Kita biasanya secara tidak sadar dengan bahasa tubuh sendiri. Padahal, bahasa tubuh ini bisa mengatakan lebih dari apa yang mulut kita sampaikan. Tangan yang dilipat di lipat di depan dada menunjukkan ketidak nyamanan, dan bermain-main dengan pulpen / sejenisnya bisa berarti kamu gugup / tidak siap. Hati-Hati jika sang pewawancara menangkap ketidak nyamanan kita, itu bisa membuatnya merasa tidak nyaman juga. Kebayang kan sesi wawancaramu bakal jadi seperti apa ? [Contoh kasus, saat kamu melakukan bahasa tubuh diatas, sesi wawancara akan segera diakhiri oleh pewawancara, namun kita tidak pernah dihubungi kembali ] - Di tolak.

5. Carilah Hal Yang Kamu Suka Dari Sang Pewawancara,
 Apa yang ma
Hal-Hal sederhana saja, seperti pertanyaan yang diajukannya. Puji dengan tulus ketika pertanyaan itu menarik bagimu. Tapi kalau kamu sebenarnya tidak suka atau menganggap perntaan-pertanyaan nya biasa saja, ya jangan memaksa juga. Intinya adalah jadilah terbuka untuk menyukai sesuatu, dan cukup tulus untuk memujinya. [ Pewawancara akan menanyakan pengalaman kerja mu, jadikan sebuah tiang yang kuat untuk menceritakan pengalaman kerjamu, suka atau tidak suka pekerjaan mu dulu, tetap jadilah pribadi yang tenang dan semangat ]

6. Sejak Pertama Kali Tahu Kapan Tanggal Wawancara, Langsung Visualisasikan Sesi Tanya-Jawab yang Ideal,
 last businesswoman in waiting list
Membivualisasikan sesi interview ideal akan membantu otakmu lebih tenang. Visualisasi ini bisa kamu mulai sejak pertama kamu tahi kapan tanggal wawancaramu. Jika kamu diberitahu 1 minggu sebelum wawancara dimulai, maka sempatkanlah menghabiskan waktu setiap hari selama seminggu untuk membayangkan apa yang akan ditanyakan, dan bagaimana kamu akan menjawabnya. [ Tanyalah beberapa teman mu / Browsing seputar pertanyaan wawancara kerja ]. Dengan begini, kamu tidak akan langsung panik ketika di todong pertanyaan-pertanyaan yang rumit.

7. Baca Baik-Baik Ekspresi Tubuh Sang Pewawancara,
 Perhatikan ekspresi sang pewawancara
Ekspresi tubuh sang pewawancara juga harus kamu awasi. Jadikan itu panduanmu untuk mengetahui apa saja yang harus kamu lakukan sepanjang wawancara.
Sebagai panduan awal, ada 3 ekspresi tubuh yang bisa kamu perhatikan. Jika pewawancara mencondongkan badannya ke arahmu, kemungkinan dia tertarik dengan jawaban yang kamu lontarkan. Jika dia terus menatapmu, sebenarnya dia menuggu mu mengelaborasi jawaban yang sedang kamu berikan. Jika dia menaikkan alis, tarik napas dan tetap tenang. Jelaskan ulang jawabanmu dengan kata-kata yang lebih menyakinkan.
Cukup sederhana untuk kamu hapalkan bukan para sahabat ?? Semoga sukses para sahabat pembaca !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trik Mengembalikan Data Yang Terhapus Di Android / Ponsel