3 Faktor Penyebab Batere Ponsel Boros/Drop [Android/Non-Android]

Saya akan menyampaikan keluhan saya terhadap "Pengisian Batere Yang Lemot", kejadian ini saya alamai saat ini, HH yang saya gunakan Lenovo A3300HV, untuk 2 hari ini pengisian tidak pernah bisa 100%.
walaupun HH saya matikan dan dalam keadaan "cas", HH pun tetap naik turun tingkat daya isinya. Padahal HHH ini masih dalam pemakaian belum sampai 1 tahun, pertama yang muncul dalam pikiran saya adalah "kepala carger ini yang rusak" karena kecil kemungkinan kalo batere saya Drop.
Segala cara saya lakukan untuk mengetahui sebab nya, browsing dari malam hingga pagi, mencari sebuah aritkel untuk mencari solusi nya. Dari puluhan artikel yang menuliskan tentang ''Batere" ternyata saya masih tidak bisa menemukan inti dari permasalahan yang saya alami. Langsung saja kita berbagi 3 Faktor yang saya simpulkan dari beberapa artikel dari Google.com :
Kepada para pembaca setia, saya sampaikan bahwa ada 3 faktor penyebab batere  ponsel boros atau cepat ngedrop, jadi sebaiknya tidak terburu-buru langsung memiliki pikiran Batere Drop, HH c*na, Merk c*na, blaa...blaa.blaaa. Semua belum tentu penyebab nya.



1. Faktor Batere
Yang termasuk kedalam Faktor Batere, diantaranya :
- Usia pemakaian yang sudah cukup lama (lebih dari 1 tahun setengah).
- Batas Limite pemakaian sudah tercapai, misalnya garansi limite pemakaian (dari pihak vendor HH tersebut) batere tersebut memilik Limite sampai 1.5 - 2 tahun, dan kita telah memakai nya lebih dari 2 tahun, Memang sudah tentu waktunya diganti dengan yang baru.
- Penggunaan batere yang tidak Genuine (Original). Diakui atau tidak batere Ori dengan batere KW (tiruan) tentu kinerja dan performanya jelas berbeda jauh dengan Ori.Yang sudah pernah menggunakan keduanya tentu akan bisa membedakannya. kalau orang Jawa menyimpulkan "Ada Harga Ada Barang", Harga yang mahal (Ori) menggambarkan Kwalitas yang juga bagus. (Ori)
- Terjadi kerusakan fisik pada batere yang menyebabkan kinerja batere menurun, misalnya retak/pecah, bocor, berlobang, dsb.
- Kesalahan kontruksi batere, artinya batere tersebut memang pembawaan sejak kita beli memang sudah zonk/tidak sempurna pembuatannya. Mungkin terjadi kekeliruan dalam pengepakan, transportasi, dan pembuatan nya. Makanya meskipun baru tapi kinerja tidak maksimal. Tetapi hal ini sangat jarang terjadi karena setiap produsen sudah menerapkan Quality Control terhadap produk yang akan di jual ke pasar. Seandainya terjadi pun biasanya ada batere pengganti sebagai garansi perusahaan. Jadi sahabat tidak perlu khawatir.

2. Faktor Human Error
Faktor Human Error artinya faktor manusia atau kesalahan yang disebabkan oleh pemakai nya, di antaranya :
- Tempo pengecasan yang kurang benar
tanpa kita sadari kadang kita melakukan pengecasan batere yang kurang benar dan tidak dianjurkan, diantaranya, : waktu pengecasan kurang dari waktu semestinya / ditentukannya. Pada batere baru misalkan dianjurkan pengecasan 8 jam waktu pengecasan tetapi karena suatu sebab baru beberapa jam pengecasan ponsel sudah kita gunakan dan pengecasan pun terpaksa kita hentikan. Sedang pada batere lama waktu pengecasan maksimal hanya sampai indikaotr pengecasan penuh (full Charge). Kurang dari itu tidak disarankan. karena bisa mnyebabkan menurunnya kinerja batere.
- waktu pengecasan yang melebihi batas yang diasrankan, contoh kasus : waktu malam hari, batere kita cas hinggan keesokan pagi. karena pimikiran kita waktu yang tepat untuk cas HH adalah kita malam hari dan kita tidur, disitu kita tidak ada aktivitas untuk menggunakan HH. hahahahha..... Jangan sampai kaget jika batere anda Hamil dan tidak ada ayah nya :p
jika Batere sampai Hamil / Timbul lengkungan apda tengah / melembung kinerja batere tersebut sudah ancur.
Indikator batere kadang tertera 100%, tidak sampai 1jam pemakaian bisa turun hingga 40%. Atau restart HH dan kembali ke 70%.
- Cara pengecasan yang kurang benar, artinya : menggunakan alat mengecas (charger) yang tidak sesuai spesifikasi (contoh nya: pada Charger Ori kita tertera inpu dan output, secara tidak sengaja karena Charger Ori rusak, kita menggunakan Charger yang KW / Tiruan dan tertera input dan output yang beda) akan mengakibatkan batere HH kita menjadi Lemot dalam penegcasan / bisa jadi Over Input waktu pengecasan, dalam kasus HH Touchscreen, akan bergerak sendiri / pencet tombol" sendiri saat di charger.
- Menggunakan alat pengecas yang lain, contohnya "POWERBANK", ada ribuan merk powerbank saat ini, dan beberapa masuk di indonesia dengan MERK SOAK, MERK PALSU, KW TAK LAYAK PAKAI. Saya tidak menyebutkan Merk apa itu, yang jelas saya sudah membuktikan nya. Dengan kapasitas Powerbank yang besar, namun harga terbilang sampah / murahan. Secara Logika orang normal pun tau kenapa harga tersebut tidak masuk akal, namun kebanyakan orang indonesia tetap membeli dan menggunakan nya, tanpa berfikir efek samping dari HH kesayangan anda. (Contoh kasus, HH Experia saya gunakan dengan Powerbank KW, langsung matot) dikarenakan sumber arus dari Powerbank yang masuk apda HH tidak jelas dan tidak rill sesuai yang tertulis.

3. Faktor HH / Ponsel
Faktor Ponsel yaitu faktor yang berasala dari ponsel itu sendiri. Yangtermasuk faktor ponsel diantaranya:
- Settingan ponsel yang memboroskan batere, misalnya: mengaktifkan nada dering dengan tinggak MAX, menaikkan tingkat cahaya ponsel, bluetooth/wifi on terus tanpa berhenti.
- Menggunakan ponsel yang memboroskan batere, misalnya: memainkan banyak program/aplikasi secara bersamaan (BBM, WA, Instagram, Youtube, Browsing, LET'S GET RICH, Gmail, dll), Memainkan game Online / offline dalam keadaan batere Full hingga tinggal 20%, dan kasus yang paling HUMAN ERROR dalam keadaan cas tetap digunakan memainkan game. (Dalam kasus 1 ini, HH sahabat tidak hanya terancam batere nya, kemungkinan besar bisa Mati total / Matot, IC Power / IC USB jebol dan harus + wajib ganti baru).
- Terjadi kerusakan pada bagian ponsel yang mengakibatkan boros batere. misalnya: gangguan/kerusakan pada bagian PA (Penguat Antena) bisa diliat didalam cassing, karena karat, putus jalur, bad connector (waktu dalam pengisian putus sambung), Gangguan pada konektor charger berkarat/korosi atau sebab lainnya. sering menggulung kabel charger saat sudah selesai melakukan charger / kepala charger selalu tertancap pada listrik meskipun HH tidak dalam keadaan mengisi. (Termasuk dalam Humam Error)

Untuk para sahabat ku, teman-temanku, para pembaca semuanya, Akhirnya solusi yang saya alami saat ini sudah terpecahkan, semoga artikel diatas dapat membantu para sahabat yang memiliki kasus yang sama dengan saya.
Demikianlah, semoga artikel diatas bermanfaat meskipun tidak sempurna dan masih kurang jelas.

*UPDATE
- Jikas semua artikel diatas masih belum bisa membantu para sahabat yang melakukan pengisian HH lemot / lambat, coba check colokan listrik sahabat, coba pindah colokan sahabat ke colokan listrik yang lain, kasus yang baru saya temui adalah colokan terminal listrik yang sudah usang / aus / hitam / dsb. Terimakasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Trik Mengembalikan Data Yang Terhapus Di Android / Ponsel